aku dan langit - langit
"Setelah selesai makan aku langsung mengambil sesuatu dalam tas ku, ya aku mengambil sebatang rokok lucky strike menthol dan aku mulai membakar dan menghisapnya. Aku tau hal yang aku lakukan pasti menimbulkan pertanyaan di beberapa kawan ku malam itu. Bagaimana tidak, hampir 3 tahun mereka mngenalku sebagai seorang pria yang tidak pernah menghisap rokok, yah tapi apa peduliku lah yang aku tahu kini aku adalah seorang pria yang senang menghisap rokok menthol. Aku tau kini aku telah berubah, benar-benar berubah karena banyak sekali prinsip-prinsip yang dulu aku bangun ,dan dengan mudahnya aku hancurkan kini, mulai dari perselingkuhan aku dengan wanita lain , menegak minuman keras dan memacari pujaan hati kaawanku sendiri dan banyak hal lainya. Aku sadar mungkin hal ini akan mengundang banyak kebencian dari orang-orang banyak , tapi menurutku orang-orang yang membenci sebetulnya peduli dan sayangny iri pada mereka yang mampu menjalani kehidupan macam itu.
Seperi seorang ustad yang begitu membenci prilaku sex bebas di kalangan remaja, karena sebetulnya sang ustad iri pada mereka yang berani mengeksprsikan kehidupan sexnya sedangkan si ustad sebenarnya hanya menipu diri karena tunduk pada tuntutan moral masyarakat, sungguh menyedihkan memang.Sebetulnya tujuan aku sederhana saja mengapa aku melakukan ini dan itu, tidak lain dan tidak bukan aku hanya ingin mewarai hidupku dengan banyak macam crayon warna kehidupan, merah, kuning, hijau biru, karena aku sadar waktuku terlampau sempit untuk merasakan semua keindahan yang ditawarkan oleh dunia. Banyak sekali hal yang belum aku lakukan dan banyak sekali hal yang yang ingin aku rasakan seperti bercinta di tepi pantai, bercinta di malam hari dengan lampu yang di matikan,bercinta di dalam mobil, di bilik warnet, hotel dan kamar mandi hotel. Menegak minuman keras,memakan jamur dewa mencicipi daging babi bersama seorang wanita yang aku cintai. Mencuri coklat, mencuri vitamin untuk hamster, mencuri makanan hamster.maka dari itu aku tidak ingin mati dalam waktu dekat , karena banyak hal yang belum aku lakukan dan banyak hal yang belum aku rasakan , maka dari itu pula lah aku ingin benar-benar hidup sebelum aku benar-benar mati."
saat aku coba me recovery hardisk aku menemukan beberapa catatan yang sempat aku tulis, dan yang tak sengaja tertulis dan tersimpan di hardisk. seorang kawan pernah berkata seperti ini padaku :" cobalah cari dan baca kembali semua tugas yang pernah kamu buat, dan aku yakin kamu akan terheran-heran dan menganggap dirimu cukup bodoh di masa itu, tapi tenang itu adalah hal wajar ketika ilmu mu bertambah, karena seiring dengan jalanya hidup ilmu mu pun akan terus bertambah "berangkat dari apa yang kawanku katakan , aku coba membayangkan gambaran diriku di masa itu melalui sudut pandang ku di masa kini , percaya atau tidak perkataan sang kawan tadi tidak benar adanya pada jurnalku yang satu ini, malah aku mendapatkan sebuah kemunduran yang teramat-sangat , aku merasa bahwa "aku" di masa itu kini sedikit ddemi sedikit terkikis dan aku rasa aku sudah tak menemukan "aku" dimasa itu saat ini.
penurunan mintaku terhadap buku adalah hal yang sangat terasa kini, aku kehilangan karakter seorang bocah, aku kehilangan semangat untuk terus belajar, hasratlku mati entah kenapa.
aku tak pernah berharap tuhan menurunkan mesin waktu agar aku bisa kembali ke masa itu, ke masa-masa aku sangat menyukaia ke akuan ku ...masa dimana aku benar benar menjadi aku yang aku mau ..
Dan malam ini aku menyadari bahwa langit langit kamarku sudah semakin kotor, yang berarti aku sudah semakin jelas melihat langit langit kamarku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar